Masjid

Masjid Pondok Pesantren Persis 259 Firdaus Pangalengan

Penerimaan Santri Baru

Penerimaan Santri Baru Tahun Ajaran 2013 / 2014 Pondok Pesantren Persis 259 Firdaus Pangalengan

Kunjungan Dan Pertemuan

Kunjungan Tokoh Agama Dan Tokoh Masyarakat Mengadakan Pertemuan Di Pondok Pesantren Persis 259 Firdaus Pangalengan

Prestasi

Beberapa Penghargaan yang di Peroleh Pondok Pesantren Persis 259 Firdaus Pangalengan

Santriwan Dan Santriwati

Santriwan dan santriwati berikut ustadz Pondok Pesantren Persis 259 Firdaus Pangalengan Di Depan Mesjid

Senin, 03 Februari 2014



TINGGINYA DERAJAT ORANG BERILMU

        manusia diciptakan Allah SWT. melalui rahim seorang ibu tidak ada yang langsung pintar, berpengetahuan (berilmu) terhadap sesuatu, itu sebuah pakta yang semua orang akan pasti sepakat, apalagi pasti mengalami beberapa fase pertumbuhan; fase pranatal (fase dalam kandungan), fase natal (kelahiran)/fase bayi, fase anak, fase remaja, fase dewasa dan fase tua ini ditinjau dari perkembangan fisiknya, begitu juga akalnya  dan jiwanya mengalami perkembangan fase sesuai dengan perkembangan tubuhnya.
didalam al-Quran Allah SWT. berfirman :
" dan sesungguhnya Kami telah mengeluarkan kalian dari perut-perut ibu kalian tidak mengetahui akan sesuatu".
        ayat al-Quran tersebut menyatakan kepada kita bahwa pada fase awal manusia itu bodoh, tidak tahu apa-apa, maka dalam mengisi fase pertumbuhan kita  Allah SWT. memerintah kita untuk mencari tahu akan sesuatu apapun, harus kepo (penasaran dan ingin tahu), mengapa ?, karena itulah taqdir keseimbangan, jangan yang tumbuh dan membesar itu hanya tubuhnya sedangkan akal dan jiwanya tetap kerdil, hal yang demikian berbahaya bagi keberlangsungan kehidupan manusia di muka bumi ini.
Agama Islam adalah agama yang sangat sesuai dengan penciptaan Manusia, sangat mengerti keadaan dan keberadaan Manusia, dan merupakan rahmat (anugrah) tertinggi bagi manusia, karena memang Allah SWT. menciptakan Agama Islam untuk manusia.
        Allah SWT. mengutus Rasul-Nya untuk membimbing manusia sadar akan keadaan dan keberadaan dirinya, bahwa dirinya memiliki sarana untuk mengembangkan potensinya dengan gayung bersambut Allah SWT. menganugrahkan akal pikiran dan hati kepada manusia, maka dengan akal pikiran dan hatinya manusia bisa menjadi makhluq yang paling sempurna di Dinia ini, dan anugerah inilah yang bisa menjadi bencana dan malapetaka  serta bahagia sentosa bagi dirinya.
        Aqal fikiran yang menjadi sumber pendorong gerakan manusia apabila tidak diisi, dibesarkan dengan wahyu dan ilmu dari Allah SWT. maka manusia akan menderita dan menyesal selama-lamanya, didalam al-Quran Allah SWT. berfirman :
" sungguh Kami telah siapkan untuk Neraka Jahannam kebanyakan dari bangsa Jin dan bangsa Manusia yang mereka mempunyai akal pikiran dan hati yang tidak dapat memahami akan bahaya neraka Jahannam, dan punya telinga tidak mau mendengarkan akan bahaya neraka Jahannam, dan punya mata yang tidak mau melihat bahaya neraka Jahannam, Jin dan Manusia beginilah seperti Binatang bahkan mereka lebih rendah dari Binatang merekalah orang -orang yang lalai". 
        Inilah yang dinyatakan bahwa anugerah akal membawa bencana dan malapetaka bagi yang memilikinya yang tidak menggunakan pada yang semestinya yaitu menggunakannya sesuai dengan yang dikehendaki penciptanya.
        Anugerah akal pikiran dan hati apabila digunakan sesuai dengan hakikatnya dengan yang diinginkan sang maha pencipta sehingga menjadi manusia yang luas ilmunya dan paham akan bahayanya  Neraka Jahannam, artinya keluasan ilmu harus didasari dengan dalamnya keimanan kepada Allah SWT. maka anugerah ini akan membawa kepada bahagia dan sentausa di kehidupan Dunia dan Akhirat yang amat sangat abadi itu, Allah SWT. berfirman di dalam al-Quran :
" Allahj SWT. akan mengangkat derajat (kemulyaan) orang yang beriman dan berilmu dengan meningkatnya kemulyaan".
banyak orang berilmu tapi tidak beriman
banyak orang beriman tapi kurang ilmu
banyak orang tidak berilmu dan tidak beriman
banyak orang berilmu luas dan dalam imannya 

dimanakah posisi kita ???????

Minggu, 02 Februari 2014

Tamid Syufu Tae Syukhan UG Ponpes PERSIS 259 Firdaus

Tamid Syufu Tae Syukhan RG Ponpes PERSIS 259 Firdaus

Selasa, 28 Januari 2014

Agenda Kegiatan Pengajian Rutin Akbar


AGENDA KEGIATAN
PENGAJIAN RUTIN AKBAR

QOYYIMUL MASJID FIRDAUS

PONDOK PESANTREN PERSATUAN ISLAM 259 FIRDAUS PANGALENGAN
JL. SITU CILEUNCA CISANGKUY MARGAMEKAR PANGALENGAN BANDUNG
                                                                                           Tlp. 022-5979268

TANGGAL / JAM
M U B A L L I G H
T E M A
AHAD, 26 JANUARI 2014
14.00-16.00
Drs. H.KOMARUDIN SHALEH M.Ag.
TANPA TAUHID, IBADAH SIS-SIA
AHAD, 23 FEBRUARI 2014
14.00-16.00
Dr.H. DEDENG ROSYIDIN
MENDIDIK ANAK ALA ROSULULLAH
AHAD , 23 MARET 2014
14.00-16.00
KH. WAWAN SOFWAN
INDAHNYA PEMECAHAN MASALAH DENGAN SYARI’AH
AHAD, 27 APRIL 2014
14.00-16.00
KH. ACENG ZAKARIA
KEUTAMAAN ISTRI-ISTRI ROSULULLAH
AHAD, 27 APRIL 2014
14.00-16.00
KH. M. UUS RUHIYAT
KEUTAMAAN SAHABAT ABU BAKAR DAN UMAR BIN KHATHAB

PERSIS Segera Miliki Perguruan Tinggi


Persis Segera Miliki Perguruan Tinggi



REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, Persatuan Islam (Persis) sedang bersiap membuka universitas pertama pada tahun ini.
Sesuai rencana Universitas Persis ini akan membuka beberapa fakultas umum di samping Fakultas Agama Islam (FAI).

Ketua Umum Pimpinan Pusat Persis, KH Maman Abdurrahman mengatakan sudah sejak lama Persis menantikan sebuah universitas.
Sesuai dengan amanat organisasi yang dipimpinnya. Universitas Persis ini berdiri di Ciganitri, Desa Cipagalo, Bojongsoang Kabupaten Bandung. 

"Saat ini proses pendirian sudah dalam proses pengerukan lahan dan akan dilanjutkan pembangunan fisik segera," ujarnya kepada
 Republika,Jumat (24/1).
Maman memperkirakan rencananya, pertengahan tahun ini peletakan batu pertama akan dilakukan sebagai permulaan pembangunan fisik. 

Ia mengungkapkan, beberapa hal yang masih perlu dipersiapkan adalah administratif, "saat ini Persis sudah memasukkan izin ke Kemententerian Pendidikan dan Kebudayaan," ujarnya.
 

Persis pun telah menyiapkan anggaran pembangunan senilai Rp 100 miliar untuk pembangunan dan pengembangan pendidikan di lingkungan Persis.
 

Selama ini, kata Maman, Persis sebenarnya sudah memiliki sekolah tinggi, namun ini belum setingkat Universitas.
Sekolah tinggi yang dimiliki Persis tersebut sebagian hanya memiliki fakultas agama Islam dan tergabung dalam pengelolaan pendidikan di lingkungan pesantren. 

Namun tambah dia, Persis harus bisa memberikan peran mencerdaskan anak bangsa jauh lebih besar. Terutama membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia muslim yang berkomptensi dan memiliki daya saing global. Karenanya inilah yang mendasari perlunya Persis mendirikan Universitas Persis.
 

Ketua Bidang Garapan Pendidikan Tinggi PP. Persis, Badri Khaeruman mengungkapkan proposal pendirian universitas Persis di Kabupaten Bandung ini sudah dipersiapkan sejak 2012 dan diberi nama Universitas Persatuan Islam (Unipers).
 

Rencananya ada beberapa fakultas yang akan melengkapi universitas Persis ini diantaranya, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sastra, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Sains dan Teknologi.
Pihaknya pun saat ini telah mempersiapkan tenaga pengajar dosen dan kepengurusan sebagai pendukung pendirian universitas.

Rencananya, dalam setahun ke depan Persis akan melengkapi layanan lain termasuk di bidang kesehatan. Persis merencakan pada 2015 diharapkan sebuah rumah sakit Persis hadir melengkapi pelayanan Persis kepada umat Islam.


Video Ujian Praktek Seni Budaya Kls.XII